New MTI UP

New MTI UP
Breaking News
Loading...
MEDIA TIPIKOR INDONESIA & Garda Tipikor Indonesia Banyuwangi" Turut Berduka atas Terjadinya Bom Prancis"
Selasa, 04 Desember 2012

KPK Bertekad Mengusut Tuntas Kasus Simulator SIM

03.20
 

MTI JAKARTA - Bambang Widjojanto, Wakil Ketua  Komisi Pemberantasan Komisi menegaskan, meski para penyidik lembaganya dikriminalisasi dan mendapatkan teror, namun KPK akan tetap dan tak akan mundur untuk mengusut kasus korupsi simulator alat uji surat izin mengemudi, Sabtu dini hari, 6 Oktober 2012, di gedung lembaga anti rasuah.

Kasus dugaan korupsi simulator SIM, yang disidik KPK telah menetapkan Irjen Djoko Susilo dan Brigjen Didik Purnomo sebagai tersangka, dan Direktur Utama PT. Citra Mandiri Metalindo Budi Susanto, serta Direktur Utama PT. Inovasi Teknologi Indonesia Sukotjo S Bambang juga sebagai tersangka.

Namun Polri juga ikut  menyidiknya dengan menetapkan lima tersangka, yaitu Brigjen Didik Purnomo, AKB Teddy Rusmawan. Komisaris Legimo, Budi Susanto dan Sukotjo Bambang. Dalam versi Polri nama Irjen Djoko Susilo tidak ada.

Kasus Korupsi yang telah merugikan negara Rp. 100 miliar lebih ini, menjadikan hubungan kedua lembaga tersebut memanas, sebab antara KPK dan Polri sama-sama bersikukuh untuk mengusut kasus tersebut.

Jumat malam, tiba-tiba puluhan anggota Polri mengepung gedung Komisi Pemberantasan Korupsi untuk menangkap salah satu penyidik KPK yang berasal dari Institusi Polri Komisaris Novel Baswedan, dengan tuduhan penganiayaan terhadap pencuri walet yang menyebabkan kematian salah satu tersangkanya pada tahun 2004. Saat itu, Novel menjabat Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres di Polda Bengkulu.

Bambang widjojanto menyebut tindakan ini sebagai bentuk kriminalisasi terhadap penyidik KPK, sementara Ketua KPK Abraham Samad mengatakan komisi anti rasuah itu akan tetap mengusut kasus tersebut sampai tuntas dan kepada siapapun yang terlibat. Bahkan Abraham Samad menyerukan kepada seluruh rakyat untuk bersatu memerangi korupsi sebagai bahaya laten negeri ini.

"Kita sudah saksikan secara bersama-sama apa yang terjadi pada hari ini. Ada sekumpulan orang-orang (Polisi) yang ingin menghabisi KPK oleh karena itu saya mengajak teman-teman untuk tetap bersatu padu melawan kezaliman orang-orang yang ingin menghabisi dan menghancurkan KPK," ujar Samad berapi-api di kantor KPK, Jakarta, Sabtu (6/10/2012).

Dia pun atas nama segenap pimpinan KPK menyampaikan rasa terima kasih kepada publik yang telah setia dan konsisten dalam memerangi korupsi.

"Saya atas nama pimpinan KPK menghargai apresiasi upaya-upaya, serta hal-hal dan kontribusi teman-teman dalam menegakkan KPK, dalam memberantas korupsi di negeri ini. Mari kita lawan koruptor!" tegasnya. (Roelly)-dari berbagai sumber ( di olah )

0 comments :

Posting Komentar

Terima kasih atas Kunjungan anda, Mohon tinggalkan Komentar
 
Toggle Footer
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...